Sep
25
Darmin Siregar…
September 25, 2005 | |
Instrument oleh Dave Koz/ Know By Heart
———————————————————————————————-
Senin ini terasa sunyi, kebetulan OB gak dateng, katanya sih ada sanak keluarga nya yang meninggal. Jadilah saya sendirian sampe jam 9 lewat. Dan kebetulan temen sesudah saya gak dateng, gara-gara kecapean. Demam. Empat jam saya diem di studio. Mendadak bunyi telfon….
….." Hallo selamat pagi…."
….." Hallo bisa bicara dengan Bapak Darmin Siregar…????"
….." Salah sambung pak, ini Radio Mix FM…."
Beberapa saat bunyi lagi telfon di samping saya….
……" Hallo MIx FM pagiii…."
……" Hallo bisa bicara dengan Bapak Darmin Siregar….???"
……" Aduh, maaf ya pak…ini Radio Mix FM….bapak salah sambung…."
…………." "……………
……"Hallo Mix FM pagi…."
…."Bapak Darmin Siregar nya ada ???…"
…." Aduh Bapak, kalo bapak nelfon lagi…jawabannya tetep sama pak…"
….." tut…tut…tut….."
——————————————–ARRRRRRRRGHHHHHHH———————-
Damn, siaul…giling gak sih…4 kali cuman mo nanya si Darmin Siregar…yang saya sendiri pun gak tau menau. Sebel betul saya waktu itu. Dan parahnya itu bapak-bapak nelfon melulu, dan gak saya angkat. Bete.
Entah lah…apa karena si bapak yang menekan nomer telfon kecelitut, ato’ si Darmin Siregar yang iseng berat. Ato’ entah lah, saya pun gak tau. Arrrghhhhh…untung emosi saya gak meledak ke level yang lebih tinggi, kalo enggak udah saya cari untuk saya suruh nerima telfon dengan pertanyaan yang sama.
_________________________________________________________________________
*buat pak Darmin Siregar, tega nya dirimu membuat seorang manusia bete sekali hatri ini, laen kali berikan nomer telfon yang bener.*
Comments
3 Comments so far
Darmin Siregar ?
Kayaknya aku kenal lah.
Dia ini … hmmmm
dia … adalah pusaka sejuta umat manusia yang ada diseluruh dunia.
Ji.. btw kan
itu photo albumu “cucuk” itu
keliatannya tangan si dani mengarah kemana mu ji ?
maaf yah klo salah perkiraan.
tapi sudah diitung sama Jendral Naga Bonar itu “sudut 12 derajat lintang utara dan 34 bujur timurnya dan tepat kiranya itu mengarah ke persimpangan dolok sahala didekat lembah marjombang simarsahuk 22 meter mengarah ke tebing tinggi.
Kolonel Lubis, Siapkan mortil 12,4 mengarah kelembah. Kalau Belanda Datang suruh Mayor Lukman menembak dengan senapang bren ke arah belanda dan tanam mereka dengan bebatuan,
Ini Perintah”
Siap Jendral !!!!!!!!!!!!!!!!!
hahhaa…ngarah kemana yaa????…*celingukan*
terserah deh….terima jadi aja…hahahhha….