Lupa Part 2

September 27, 2005 | |

Lupa…Alpa…dan entah apa lagi lah  istilah nya, seperti hari ini. Track saya  hari ini adalah kenapa  saya  suka  lupa ???

Kemarin sudah saya bahas  tentang  lupa, saya  lupa  esensi  hidup. Ya  sebetulnya  apa  sih  yang sekarang saya  cari dalam  hidup inih ??? Kadang saya  gak tau, saya  sudah  lupa esensi  hidup  ini harus  dibawa ke arah yang bener.

Lupa, dan biasanya-kadang, disambung dengan  kata "daratan" jadi kalo di sambung jadi "lupa daratan". Tapi heran, kenapa lupa  harus  "lupa daratan"?? kenapa  gak ada  "lupa lautan"…"lupa samuderaan"…"lupa pulau-an"…"lupa sungai-an"…heran yak ???…

Lupa daratan- lupa lautan…..

Lupa sungai-an, lupa samuderaan….

Saya belum konfirmasi sama  si "lupa" kenapa dia  selalu di jodohkan dengan "daratan" ???

Apakah si " lupa" cuma berkawan, ketemu, dan ngobrol dengan si "daratan". Padahal masih ada padanan  yang lain, tapi entah kenapa si "lupa" selalu di jodohkan dengan si "daratan". Kenapa dia  gak di jodohkan dengan yang lain  ???..mungkinkah populasi  yang lain gak mau ???.

Lupa daratan, apakah karena  lebih banyak manusia  hidup di darat, dan  yang sering lupa adalah manusia ????

Yah  mungkin karena alasan  itu juga  ya, akhirnya "lupa" selalu di sandingkan dengan "daratan".

_________________________________________________________________________

* apakah waktu itu para ahli tata bahasa sedang membuat padanan kata ini di darat ??? *


Comments



Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind